Ilmu, Penjelasan - Oleh - April 7, 2009 7:40 - 1 Jawaban

Mengapa perhitungan bulan kabisat, cina dan islam berbeda ?

Pertanyaan :

Mengapa perhitungan bulan antara arab (islam), cina & Kabisat  berbeda?

Jawabanku :

Karena dasar perhitungan yang digunakan berbeda, misalnya kabisat itu menghitung perputaran bumi mengelilingi matahari selama 1 revolusi penuh (1 tahun). Tapi karena 1 revolusi memakan waktu 365 seperempat hari, setiap 4 tahun sekali jumlah harinya menjadi 366 hari.

Arab (ISLAM) menggunakan dasar revolusi bulan terhadap bumi sehingga 1 bulannya rata-rata terdiri dari 29 atau 30 hari

Kalender Tionghua/ Cina memiliki aturan yang sedikit berbeda :

- perhitungan bulan adalah rotasi bulan pada bumi. Berarti hari pertama setiap bulan dimulai pada tengah malam hari bulan muda astronomi. (Catatan, “hari” dalam Kalender Tionghua dimulai dari jam 11 malam dan bukan jam 12 tengah malam).

- Satu tahun ada 12 bulan, tetapi setiap 2 atau 3 tahun sekali terdapat bulan ganda (rùnyuè, 19 tahun 7 kali).

- Berselang satu kali jiéqì (musim) tahun matahari Cina adalah setara dengan satu pemulaan matahari ke dalam tanda zodiak tropis. Matahari selalu melewati titik balik matahari musim dingin (masuk Capricorn) selama bulan 11


1 Jawaban

Kamu dapat mengikuti jawaban dari pertanyaan ini melalui RSS Feed.

wili
Feb 9, 2011 11:00

Mengapa perhitungan bulan kabisat, cina dan islam berbeda ?Karena dasar perhitungan yang digunakan berbeda, misalnya kabisat itu menghitung perputaran bumi mengelilingi matahari selama 1 revolusi penuh (1 tahun). Tapi karena 1 revolusi memakan waktu 365 seperempat hari, setiap 4 tahun sekali jumlah harinya menjadi 366 hari.

Arab (ISLAM) menggunakan dasar revolusi bulan terhadap bumi sehingga 1 bulannya rata-rata terdiri dari 29 atau 30 hari

Jawab Pertanyaan ini

Punya pertanyaan ? Tanya di Pertanyaan.com

Gabung dengan Pertanyaan.com

Twitter Facebook mobile email