Opini, Politik - Oleh - November 6, 2009 18:11 - 0 Jawaban

Cicak di dinding vs Buaya darat ?

Senyum, saya mengawalinya dengan sebuah senyuman :wink: saat sebuah stasiun televisi manayangkan kasus yang paling hot di negeri ini dengan latar soundtrack lagu “Cicak di dinding” dan “Buaya Darat”. Kalau saya pribadi memang tidak akan bicara banyak di bidang yang benar-benar tidak saya kuasai ini, tapi saya benar-benar suka lagu yang diambil untuk mewakili permusuhan cicakĀ  dan buaya yang notabene keduanya adalah lembaga institusi hukum negeri tercinta ini.

Kenapa saya suka pemilihan lagunya ?

  1. Cicak di dinding kan posisinya selalu di atas dinding, sebagai pengawas dan pengamat, sulit di pegang, kalau dipegang putus ekornya tapi masih hidup, satu-satunya cara untuk menghabisinya adalah dengan memukul kepalanya (suka atau tidak suka, itulah yang terjadi saat ini)
  2. Buaya kalau di air biasanya lebih suka diam menunggu mangsa, tapi kalo buaya sudah di darat, wow !

Apapun keputusan akhirnya, saya berharap apa yang benar tetap menjadi benar, dan yang salah menjadi salah. Saya selalu ingat pepatah jawa “Sing Salah mesti Seleh” artinya yang salah pasti kalah.

Damailah Negeriku, Damailah Indonesia ku


Punya pertanyaan ? Tanya di Pertanyaan.com

Gabung dengan Pertanyaan.com

Twitter Facebook mobile email